
Harga emas tetap stabil pada hari Rabu (26/3) karena para pelaku pasar bersiap menghadapi rencana tarif timbal balik Presiden AS Donald Trump, yang mereka khawatirkan akan memicu inflasi dan menghambat pertumbuhan ekonomi.
Harga emas spot bertahan pada $3.019,72 per ons pada pukul 03.28 GMT. Harga emas berjangka AS turun 0,1% menjadi $3.023,60.
"Ada kekhawatiran nyata seputar pertumbuhan ekonomi AS dan juga inflasi. AS kemungkinan akan menghadapi skenario stagflasi, dan itu dapat mendukung harga," kata Soni Kumari, ahli strategi komoditas di ANZ.
Keyakinan konsumen AS anjlok ke level terendah dalam lebih dari empat tahun pada bulan Maret, dengan rumah tangga mengkhawatirkan resesi di masa mendatang dan inflasi yang lebih tinggi yang dipicu oleh tarif. Sorotan kini tertuju pada potensi tarif timbal balik yang mungkin diberlakukan pemerintah AS pada tanggal 2 April, yang menyebabkan sejumlah kegugupan di pasar.
Kebijakan tarif Trump kemungkinan akan bersifat inflasioner, yang berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi dan mengintensifkan ketegangan perdagangan.
Emas, yang secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, telah naik 15% sepanjang tahun ini, mencapai puncak tertinggi sepanjang masa di $3.057,21 pada tanggal 20 Maret.
Beberapa pejabat Federal Reserve akan berpidato di kemudian hari, menawarkan lebih banyak wawasan tentang kebijakan moneter tahun ini karena ketidakpastian membayangi tarif.
Pasar sedang menunggu data Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS pada hari Jumat untuk petunjuk tentang langkah selanjutnya dari Fed.
"Kami memperkirakan $3.200 pada bulan September," kata Kumari, seraya menambahkan bahwa setiap komentar agresif dari Fed dapat menjadi faktor yang menghambat reli emas.
Di bidang geopolitik, Amerika Serikat pada hari Selasa mencapai kesepakatan dengan Ukraina dan Rusia untuk menghentikan serangan mereka di laut dan terhadap target energi, dengan Washington setuju untuk mendorong pencabutan beberapa sanksi terhadap Moskow.
Harga perak spot turun 0,2% menjadi $33,69 per ons dan platinum turun 0,1% menjadi $975,45. Paladium turun 0,3% menjadi $953,45.(Newsmaker23)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...